fazrizal bengkalis riau
Sabtu, 06 Juni 2015
Pembagian Tugas Per Komisi DPR-RI
KOMISI I
PERTAHANAN, INTELIJEN, LUAR
NEGERI, KOMUNIKASI DAN INFORMASI
13.Dewan Pers
KOMISI II
PEMERINTAHAN DALAM NEGERI DAN OTONOMI DAERAH,APARATUR NEGARA, AGRARIA DAN
KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU)
Sekterariat Komisi II DPR RI berada di Gedung Nusantara II Lantai 2, diatas
Bank Mandiri. Ruang Rapat Komisi II DPR RI berada di Ruang Rapat Komisi II DPR
RI (KK.III)/Gd. Nusantara
KOMISI III
HUKUM, PERUNDANG UNDANGAN, HAM DAN KEAMANAN
14.Komisi Yudisial
KOMISI IV
PERTANIAN,PERKEBUNAN,KEHUTANAN, KELAUTAN, PERIKANAN DAN PANGAN,
5. Dewan Maritim Nasional
KOMISI V
PERHUBUNGAN, PEKERJAAN UMUM,PERUMAHAN RAKYAT,PEMBANGUNAN PEDESAAN DAN
KAWASAN TERTINGGAl, BADAN METEOROLOGI DAN GEOFISIKA, DAN BADAN SAR NASIONAL
5. Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG)
KOMISI VI
PERDAGANGAN,PERINDUSTRIAN,INVESTASI,KOPERASI UKM BUMN, STANDARISASI
NASIONAL,
8. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU)
KOMISI VII
ENERGI SUMBER DAYA MINERAL,RISET DAN TEKNOLOGI,LINGKUNGAN HIDUP
11.Badan Pengatur Kegiatan Hilir Migas
KOMISI VIII
AGAMA, SOSIAL DAN PEMBERDAYAAN
PEREMPUAN
4. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)
KOMISI IX
KEPENDUDUKAN,KESEHATAN,TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI
5. PT. Jamsostek (Persero)
KOMISI X
PENDIDIKAN,PEMUDA,OLAHRAGA,PARIWISATA,KESENIAN, PERFILMAN,KEBUDAYAAN, DAN PERPUSTAKAAN
5. Badan Pengembangan Kebudayaan Pariwisata (BPBUDPAR)
KOMISI XI
KEUANGAN,PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL,PERBANKAN DAN LEMBAGA KEUANGAN
BUKAN BANK
Ketahui 10 Janji Allah SWT Kepada Mereka Yang Ingin nikah
Ketahui 10 Janji Allah SWT Kepada Mereka Yang Ingin nikah
10 Janji Allah
Kepada Mereka Yang Ingin Berkahwin | Apabila seorang
muslim baik lelaki atau wanita akan berkahwin, biasanya akan timbul pelbagai
perasaan akan timbul. Ada rasa gundah, resah, risau, bimbang, termasuk juga
tidak sabar menunggu datangnya si pendamping. Bahkan ketika dalam proses taaruf
sekalipun masih ada juga perasaan keraguan. Inilah khabar gembira berupa
janji Allah bagi orang yang akan berkahwin. Bergembiralah wahai saudaraku…
Ketahui 10 Janji
Allah Kepada Mereka Yang Ingin Berkahwin
1. “Wanita-wanita yang keji adalah untuk lelaki yang keji, dan
lelaki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah
untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang
baik (pula)”. (QS An
Nuur : 26)
Bila ingin mendapatkan jodoh yang baik, maka perbaikilah diri.
Hiduplah sesuai dengan ajaran Islam dan Sunnah Nabi-Nya. Jadilah lelaki yang
soleh, jadilah wanita yang solehah. Semoga Allah memberikan hanya yang baik
buat kita. Amin.
2. “Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan
orang-orang yang layak Nikah
dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan perempuan. Jika mereka miskin Allah
akan memampukan mereka dengan kurniaNya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya)
lagi Maha Mengetahui”. (QS.An
Nuur: 32)
Sebahagian para pemuda ada yang merasa bingung dan bimbang untuk
nikah. Salah satu sebabnya
adalah kerana belum mempunyai pekerjaan. Dan yang telah mempunyai pekerjaan pun
tetap ada perasaan bimbang juga. Sebahagian mereka tetap ragu nilai gajinya.
Dalam fikiran mereka, “apakah gaji ini cukup untuk berkeluarga dengan gaji
sekian?”.
Ayat tersebut merupakan jawapan buat mereka yang ragu untuk
melangkah ke jenjang pernikahan kerana
alasan ekonomi. Yang perlu ditekankan kepada para pemuda dalam masalah ini
adalah kesanggupan untuk memberi nafkah, dan terus bekerja mencari nafkah
memenuhi keperluan keluarga.
Allah akan menolong mereka yang menikah. Allah Maha Adil,
apabila tanggungjawab para pemuda bertambah – dengan kewajipan memberi nafkah
kepada isteri dan anak-anaknya, maka Allah akan memberikan rezeki yang lebih.
Tidakkah kita lihat kenyataannya di masyarakat, banyak mereka yang semula
miskin tidak mempunyai apa-apa ketika nikah, kemudian Allah memberinya rezeki yang berlimpah dan
mencukupkan keperluannya?
3. “Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi
sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang
menikah kerana ingin memelihara kehormatannya”. (HR. Ahmad 2: 251, Nasaiy,
Tirmidzi, Ibnu Majah hadits no. 2518, dan Hakim 2: 160)
Bagi siapa saja yang nikah dengan niat menjaga kesucian dirinya, maka berhak mendapatkan
pertolongan dari Allah berdasarkan penegasan Rasulullah dalam hadits ini. Dan
pertolongan Allah itu pasti datang.
4. “Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan
untukmu isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram
kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya
pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang
berfikir”. (QS. Ar Ruum : 21)
5. “Dan Tuhanmu berfirman : ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan
bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan
masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina’ “. (QS. Al Mu’min : 60)
Ini juga janji Allah ‘Azza wa Jalla, bila kita berdoa kepada
Allah niscaya akan
diperkenankan-Nya. Termasuk di dalamnya ketika kita berdoa memohon diberikan
pendamping hidup yang agamanya baik, cantik, taat, dan sebagainya.
Dalam berdoa, perhatikan adab dan sebab terkabulnya doa.
Diantaranya adalah ikhlas, bersungguh-sungguh, merendahkan diri, menghadap
kiblat, mengangkat kedua tangan, dan lain – lain.
Perhatikan juga waktu-waktu yang mustajab dalam berdoa.
Diantaranya adalah berdoa pada waktu sepertiga malam yang terakhir dimana Allah
‘Azza wa Jalla turun ke langit dunia, dan pada waktu antara azan dan iqamah,
Perhatikan juga penghalang terkabulnya doa. Diantaranya adalah
makan dan minum dari sumber yang haram, dan berpakaian dari usaha yang
haram serta melakukan apa yang diharamkan Allah,
Manfaat lain dari berdoa berarti kita meyakini keberadaan Allah,
mengakui bahwa Allah itu tempat meminta, mengakui bahawa Allah Maha Kaya, dan
mengakui bahwa Allah Maha Mendengar.
Sebahagian orang apabila
jodohnya tidak kunjung datang maka mereka pergi ke dukun-dukun berharap agar
jodohnya lancar. Cara seperti ini jelas dilarang oleh Islam. Perhatikan
hadis-hadis berikut yang merupakan peringatan keras dari Rasulullah Shallallahu
‘alaihi wa sallam:
“Barang siapa yang mendatangi peramal / dukun, lalu dia
menanyakan sesuatu kepadanya, maka tidak diterima solatnya selama empat puluh
malam”. (Hadis sahih riwayat Muslim (7/37) dan Ahmad).
Telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Maka
janganlah kamu mendatangi dukun-dukun itu.” (Sahih riwayat Muslim juz 7 hal.
35).
Telah bersabda Nabi SAW, “Sesungguhnya jampi-jampi (mantera) dan
guna-guna itu adalah (hukumnya) syirik.” (Hadis sahih riwayat Abu Dawud (no.
3883), Ibnu Majah (no. 3530), Ahmad dan Hakim).
6. “Mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan solat“.
(Al Baqarah : 153)
Mintalah tolong kepada Allah dengan sabar dan solat. Agar datang
pertolongan Allah, maka kita juga harus bersabar sesuai dengan Sunnah Nabi dan
terbebas dari bid’ah-bid’ah.
7. “Kerana sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,
sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”. (QS.Alam Nasyrah : 5 – 6)
Ini juga janji Allah. Mungkin terasa bagi kita jodoh yang
dinanti tidak kunjung datang. Segalanya terasa sulit. Tetapi kita harus tetap
berbaik sangka kepada Allah dan yakinlah bahwa sesudah kesulitan itu ada
kemudahan. Allah sendiri yang menegaskan dua kali dalam Surat Alam Nasyrah.
8. “Hai orang-orang yang beriman jika kamu menolong (agama)
Allah, niscaya Dia akan menolongmu
dan meneguhkan kedudukanmu”. (QS.Muhammad
: 7)
Agar Allah menolong kita, maka kita tolong agama Allah. Baik
dengan berinfak di jalan-Nya, membantu penyebaran dakwah Islam dengan
penyebaran buletin atau buku-buku Islam, membantu penyelenggaraan pengajian,
dan sebagainya. Dengan itu semoga Allah menolong kita.
9. “Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong
(agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa”. (QS. Al Hajj : 40)
10. “Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat”. (QS. Al Baqarah : 214)
Itulah janji Allah. Dan Allah tidak akan menyalahi janjinya.
Kalaupun Allah tidak / belum mengabulkan doa kita, tentu ada hikmah dan kasih
sayang Allah yang lebih besar buat kita. Kita harus berbaik sangka kepada
Allah. Inilah keyakinan yang harus ada pada setiap muslim.
Jadi, kenapa ragu – ragu dengan janji Allah?
Daftar Nama Presiden dan Wakil Presiden Indonesia Dari yang pertama Sampai Sekarang
Daftar Nama Presiden dan Wakil Presiden Indonesia Dari yang pertama Sampai Sekarang
Baik Sobat , kali ini saya akan membahas tentang Daftar nama Presiden dan wakil Presiden dari Awal (pertama) sampai yang masih menjabat sekarang .
Serta Tempat Tanggal Lahir dan Tahun masa Jabatan.
Langsung Saja Tanpa banyak basa basi , kita lihat dari yang Pertama :
1. Presiden dan Wakil Presiden ke 1 :
Presiden Pertama (1) RI adalah : Dr.Ir.H. Soekarno (Proklamator kemerdekaan RI)
Lahir :Blitar Jawa Timur, Tanggal 6 Juni 1901
Wakil Presiden Pertama (1) RI adalah : Drs. Mohammad Hatta
Lahir : Bukit Tinggi, 12 Agustus 1902
Periode Masa Jabatan : 1945-1967
2. Presiden dan Wakil Presiden ke 2 :
Presiden Kedua RI (2) adalah : Jendral (Purn) TNI. H. M.Soeharto
Lahir : Kemusuk, Argomulyo, Yogyakarta. Tanggal 8 Juni 1921
Wakil Presiden Kedua RI (2) adalah : Sri Sultan Hamengkubuwono IX
Lahir : Yogyakarta 12 April 1912
Periode Masa Jabatan : 1967-1978
3. Presiden dan Wakil Presiden ke 3 :
Presiden Ketiga RI (3) adalah : Jendral (Purn) TNI. H. M.Soeharto
Lahir : Kemusuk, Argomulyo, Yogyakarta. Tanggal 8 Juni 1921
Wakil Presiden Ketiga RI (3) adalah : H. Adam Malik
Lahir : Pematang Siantar, Sumatera Utara 22 Juli 1917
Periode Masa Jabatan : 1978-1983
4. Presiden dan Wakil Presiden ke 4 :
Presiden Kempat RI (4) adalah : Jendral (Purn) TNI. H. M.Soeharto
Lahir : Kemusuk, Argomulyo, Yogyakarta. Tanggal 8 Juni 1921
Wakil Presiden Keempat RI (4) adalah : Jenderal (Purn) Umar Wirahadikusumah
Lahir : Situraja, Sumedang, Jawa Barat
Periode Masa Jabatan : 1983-1988
5. Presiden dan Wakil Presiden ke 5 :
Presiden Kelima RI (5) adalah : Jendral (Purn) TNI. H. M.Soeharto
Lahir : Kemusuk, Argomulyo, Yogyakarta. Tanggal 8 Juni 1921
Wakil Presiden Kelima RI (5) adalah : Letjen (Purn) Sudharmono, S.H.
Lahir : Cerme, Gresik, Jawatimur 12 Maret 1927
Periode Masa Jabatan : 1988-1993
6. Presiden dan Wakil Presiden ke 6 :
Presiden Keenam RI (6) adalah : Jendral (Purn) TNI. H. M.Soeharto
Lahir : Kemusuk, Argomulyo, Yogyakarta. Tanggal 8 Juni 1921
Wakil Presiden Keenam RI (6) adalah : Jendral (Purn) Try Sutrisno
Lahir : Surabaya, Jawa Timur, 15 November 1935
Periode Masa Jabatan : 1993-1998
7. Presiden dan Wakil Presiden ke 7 :
Presiden Ketujuh RI (7) adalah : Jendral (Purn) TNI. H. M.Soeharto
Lahir : Kemusuk, Argomulyo, Yogyakarta. Tanggal 8 Juni 1921
Wakil Presiden Ketujuh RI (7) adalah : Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie
Lahir : Pare-Pare, Sulawesi Selatan 25 Juni 1936
Periode Masa Jabatan : 1998
8. Presiden dan Wakil Presiden ke 8 :
Presiden Kedelapan (8) RI adalah : Prof. Dr. Ing. H. B. J. Habibie
Lahir : Pare-pare Sulawesi Selatan. tanggal 25 Juni 1936
Wakil Presiden Kedelapan RI (8) adalah : -
Periode Masa Jabatan : 1998-1999
9. Presiden dan Wakil Presiden ke 9 :
Presiden Kesembilan (9) RI adalah : K.H. Abdurrahman Wahid (Gus dur)
Lahir : Jombang Jawa Timur. Tanggal 14 Agustus 1940
Wakil Presiden Kesembilan RI (9) adalah : Megawati Soekarnoputri
Lahir : Yogyakarta, 23 Januari 1946
Periode Masa Jabatan : 1999-2001
10. Presiden dan Wakil Presiden ke 10 :
Presiden Kesepuluh (10) RI adalah : Megawati Soekarnoputri
Lahir : Yogyakarta, tanggal 23 Januari 1946
Wakil Presiden Kesepuluh RI (10) adalah : Prof. Dr. H. Hamzah Haz
Lahir : Ketapang, Pontianak Kalimantan Barat, 15 Februari 1940
Periode Masa Jabatan : 2001-2004
11. Presiden dan Wakil Presiden ke 11 :
Presiden Kesebelas (11) RI adalah : Jendral (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
Lahir : Pacitan, Jawa Timur. Tanggal 9 September 1949
Wakil Presiden Kesebelas RI (11) adalah : H. M. Yusuf Kalla
Lahir : Watampone, Sulawesi Tengah, 15 Mei 1942
Periode Masa Jabatan : 2004-2009
12. Presiden dan Wakil Presiden ke 12 :
Presiden Keduabelas (12) RI adalah : Jendral (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
Lahir : Pacitan, Jawa Timur. Tanggal 9 September 1949
Wakil Presiden Keduabelas RI (12) adalah : Prof. Dr. Boediono, M.Ec
Lahir : Blitar,Jawa Timur, 25 Februari 1943
Periode Masa Jabatan : 2009-2014 (Masih Menjabat)
sumber : http://temyboy.blogspot.com/…/daftar-nama-presiden-dan-waki…
Suka · Komentari · Bagikan
Senin, 01 Juni 2015
Hidup
Fazrizalbengkalis
Hidup
adalah nikmat dan anugrah yang tidak terhingga sepanjang hayat dan masa,,hidup
berawal dari mimpi,cita cita dan menjadi sebuah namanya inovasi dan diterbitkan
menjadi karya nyata. hidup adalah sebuah perjuangan yang bisa menarahkan kita
kepada 2 pilihan yaitu pilihan yang baik atau pilihan yang buruk. hidup sudah
diatur dan digaris bawahi tanpa dicetak tebal yaitu dengan skenario yang
luarbiasa mulai dari kita lahir hingga ajal menjemput. Hidup hanya ada 2
pilihan yang baku...hidup adalah sebuah pilihan yang hakiki dan pasti dan
diakhir dengan mati tapi kemudian dibangkitkan kembali. hidup seperti badai
yang mengembus dikala musim salju yang terdampai....hidup seperti spidometer
yang bergerak jika pejal gas diinjak dan
akan bergerak turun jika direm akan tetapi sering kali jika rem nya blow ia akan
bergerak menaik dan terus menaik hingga menghilangkan yang namanya hidup. hidup
akan berakhir dengan bahagia dan duka, hidup akan berakhir dengan suka dan
cita, hidup akan berakhir dengan sebuah kata yang belum sempat menjadi sebuah
fenomena yang nyata..
Kamis, 20 November 2014
Refrigrasi dan tata udara
Pengertian
dan pemahaman refrigerasi
Refrigerasi
atau pendinginan merupakan suatu kebutuhan dalam kehidupan saat ini terutama
bagi masyarakat perkotaan. Karena itu kita perlu mempelajari sitem kerja
refrigerasi / pendinginan dan sekaligus mengenal komponen-komponen
refrigerasi. Refrigerasi dapat berupa lemari es pada rumah tangga, mesin
pembeku (freezer), pendingin sayur dan buah-buahan pada super market dan
sebagainya. Peralatan ini dapat dijumpai mulai dari skala kecil pada rumah
tangga hingga skala besar pada aplikasi di industri. Sistem refrigerasi
kompressi uap juga digunakan pada aplikasi tata udara (air condition). Aplikasi
tata udara untuk hunian manusia, mesin yang digunakan dapat ditemui mulai dari
skala kecil seperti AC window AC Cassete, AC Standing, AC split duct, AC
central ataupun AC spilit dan skala besar seperti air cooled chiller cold
storing.
Refrigerasi adalah proses pengambilan kalor atau panas dari
suatu benda atau ruang untuk menurunkan temperaturnya. Kalor adalah salah satu
bentuk dari energi, sehingga mengambil kalor suatu benda ekuivalen dengan
mengambil sebagian energi dari molekul-molekulnya. Pada aplikasi tata udara
(air conditioning), kalor yang diambil berasal dari udara. Untuk mengambil
kalor dari udara, maka udara harus bersentuhan dengan suatu bahan atau material
yang memiliki temperatur yang lebih rendah.
Suatu mesin refrigerasi akan memiliki tiga sistem terpisah yakni:
1. Sistem refrigerasi
2. Sumberdaya untuk menggerakkan kompresor, yang berupa motor listrik
3. Sistem kontrol untuk menjaga suhu benda atau ruangan seperti di inginkan.
Mesin refrigerasi dapat berupa lemari es pada rumah tangga, mesin pembeku (freezer), pendingin sayur dan buah-buahan pada supermarket, mesin pembeku daging dan ikan, dan sebagainya. Peralatan ini dapat dijumpai mulai dari skala kecil pada rumah tangga hingga skala besar pada aplikasi komersial dan industri.
Di samping itu, sistem refrigerasi komputer uap jugga digunakan pada aplikasi tata udara. Pada aplikasi tata udara untuk hunian manusia, mesin yang digunakan dapat ditemui mulai dari skala kecil seperti AC window dan AC split, sampai dengan skala menengah dan besar seperti packaget rooftop air conditioner, water-cooled chiller, dan air-cooled chiller.
Suatu mesin refrigerasi akan memiliki tiga sistem terpisah yakni:
1. Sistem refrigerasi
2. Sumberdaya untuk menggerakkan kompresor, yang berupa motor listrik
3. Sistem kontrol untuk menjaga suhu benda atau ruangan seperti di inginkan.
Mesin refrigerasi dapat berupa lemari es pada rumah tangga, mesin pembeku (freezer), pendingin sayur dan buah-buahan pada supermarket, mesin pembeku daging dan ikan, dan sebagainya. Peralatan ini dapat dijumpai mulai dari skala kecil pada rumah tangga hingga skala besar pada aplikasi komersial dan industri.
Di samping itu, sistem refrigerasi komputer uap jugga digunakan pada aplikasi tata udara. Pada aplikasi tata udara untuk hunian manusia, mesin yang digunakan dapat ditemui mulai dari skala kecil seperti AC window dan AC split, sampai dengan skala menengah dan besar seperti packaget rooftop air conditioner, water-cooled chiller, dan air-cooled chiller.
http://serviceac.web.id/tujuan-memahami-tentang-sistem-refrigerasi/
2. Tujuan memahami tentang
Sistem Refrigerasi
1. Dengan memahami
cara kerja sistem refrigerasi calon teknisi refrigerasi dapat lebih mudah
mencari kesalahan atau kerusakan pada sistem refrigerasi. 2.
Dengan memahami cara kerja sistem refrigerasi, masyarakat dapat menghindari
kesalahan pemakaian dalam pengoperasian mesin refrigerasi. 3. Sistem
Refrigerasi Sederhana Sistem refrigerasi yang umum dan mudah dijumpai pada
apliksai sehari-hari, baik untuk keperluan rumah tangga, komersial, dan
industri, adalah sistem refrigerasi kompresi uap (vapor compression
refrigeration). Pada sistem ini terdapat refrigeran (refrigerant), yakni suatu
senyawa yang dapat berubah fase secara cepat dari uap ke cair dan sebaliknya.
Pada saat terjadi perubahan fase dari cair ke uap, refrigeran akan mengambil kalor
(panas) dari lingkungan. Sebaliknya, saat berubah fase dari uap ke cair,
refrigeran akan membuang kalor (panas) ke lingkungan sekelilingnya.
Komponen utama dari
suatu sistem refrigerasi kompresi uap adalah: 1. Evaporator
2. Kompresor 3. Kondenser 4.
Alat ekspansi (metering device) Semua komponen tersebut dihubungkan oleh
suatu sistem pemipaan sebagaimana ditunjukkan pada Gambar 5.
Komponen utama dari
suatu sistem refrigerasi kompresi uap adalah: 1. Evaporator
2. Kompresor 3. Kondenser 4.
Alat ekspansi (metering device) Semua komponen tersebut dihubungkan oleh
suatu sistem pemipaan sebagaimana ditunjukkan pada Gambar 5.
3.1 Evaporator
Evaporator adalah komponen yang
digunakan untuk mengambil kalor dari suatu ruangan atau suatu benda yang
bersentuhan dengannya. Pada evaporator terjadi pendidihan (boiling) atau
penguapan (evaporation), atau perubahan fasarefrigran dari cair menjadi uap.
Refrigeran pada umumnya memiliki titik didih yang rendah. Sebagai contoh,refrigeran 22 (R22)
memiliki titik didih -41° C. Dengan demikian, refrigeran mampu menyerap kalor
pada temperatur yang sangat rendah. Evaporator dapat berupa koil telanjang
tanpa sirip (bare pipe coil), koil bersirip (finned coil), pelat (plate
evaporator) shell and coil, atau shell and tube evaporator. Jenis evaporator
yang digunakan pada suatu sistem refrigerasi tergantung pada jenis aplikasinya.
gambar
evaburator
3.2 Kompresor
Kompresor
dikenal sebagai jantung dari suatu sistem refrigerasi, dan digunakan untuk
menghisap dan menaikkan tekanan uap refrigeran yang berasal dari evaporator.
Bagian pemipaan yang menghubungkan antara evaporator dengaan kompresor dikenal
sebagai saluran hisap (suction line). Penambahan tekanan uap refrigeran dengan
kompresor ini dimaksud agar refrigeran dapat mengembun pada temperatur yang
relatif tinggi. Refrigeran yang keluar dari kompresor masih berfasa uap dengan
tekanan tinggi. Perbandingan antara absolut tekanan buang (discharge pressure)
dan tekanan isap (suction pressure) disebut dengan ratio kompresi (compression
ratio). Kompresor pada sistem refrigerasi dapat berupa kompresor torak
(reciprocating compresor), rotary, scrol, screw, dan centrifugal. Kompresor
yang paling umum dijumpai dan terdapat dalam berbagai tingkat kapasitas adalah
kompresor torak. Refrigeran yang masuk kedalam kompresor harus benar-benar
berfasa uap. Adanya cairan yang masuk ke kompresor dapat merusak piston,
silinder, piston ring dan batang torak. Karena itu, beberapa jenis mesin
refrigerasi dilengkapi dengan liquid receiver untuk memastikan refrigeran yang
diisap oleh kompresor benar-benar telah berfasa uap baca
Memahami tentang Sistem Refrigerasi
3.3
Kondensor
Kondensor berfungsi untuk mengembunkan atau mengkondensasikan
refrigeran bertekanan tinggi dari kompresor. Pemipaan yang menghubungkan antara
kompresor dengan kondensor dikenal dengan saluran buang (discharge line).
Dengan demikian, pada kondensor terjadi perubahan fasa uap ke cair ini selalu
disertai dengan penbuangan kalor ke lingkungan. Pada kondensor berpendingin
udara (air cooled condenser), pembuangan kalor dilakukan ke udara. Pada
kondensor berpendingin air (water cooled condenser), pembuangan kalor dilakukan
ke air.
3.4
Alat Ekspansi (Metering Device )
Komponen ini berfungsi memberikan satu cairan refrigeran dalam
tekanan rendah ke Evaporator sesuai dengan kebutuhan. Pada alat ekspansi
terjadi penurunan tekanan refrigeran akibat adanya penyempitan aliran. Alat
ekspansi dapat berupa pipa kapiler, katup ekspansi termostatik (TXV,
thermostatik expansion valve, Gambar 3), katup ekspansi automatik, maupun katup
ekspansi manual.
4.
Komponen Pendukung pada Sistem Refrigerasi
4.1
Solenoid Valve
Pada sistem refrigerasi, solenoid valve atau katup solenoid
dapat digunakaan untuk menyekat aliran refrigeran pada saat sistem tidak sedang
bekerja. Pada berbagai aplikasi, katup solenoid juga dapat digunakan sebagai
alat bantu untuk penghilangan bunga es pada evaporator dengan metode hot gas
defrosts.
4.2
Filter Dryer
Komponen ini berfungsi menyaring kotoran dan menghilangkan uap
air yang kemungkinan masih tertinggal pada sistem refrigerasi. Filter dryer
dipasang pada liquid line, yakni saluran yang menghubungkan antara keluaran
kondenser dengan alat ekspansi.
4.3
Sight Glass
Alat ini digunakan untuk mengamati secara visual kondisi
refrigeran pada liquid line. Apabila ada pada sight glass terlihat ada
gelembung, berarti kondensasi pada kondensor tidak berlangsung secara sempurna.
Selain itu, dari warna yang tampak pada alat ini dapat dilihat apakah
refrigeran pada sistem refrigerasi masih mengandung uap air atau tidak.
4.4
Access Port / Service Valve
Alat ini digunakan untuk keperluan pemvakuman dan pengisian
refrigeran. Alat ini juga dapat digunakan untuk keperluan pumpdown.
4.5
Liquid Receiver
Alat ini digunakan untuk menampung refrigeran cair yang berasal
dari kondenser. Liquid receiver dipasang padaliquid line sebelum filter dryer
dan sight glass.
5.
Peralatan Kontrol
Peralatan kontrol pada sistem refrigerasi umumnya digunakan
untuk pengaman dan menjaga temperatur/kelembaban yang konstan pada harga yang
diinginkan.
5.1
Termostat
Termostat merupakan alat kontrol yang digunakan untuk menjaga
temperatur ruangan atau produk pada kisaran harga yang diinginkan.
5.2
Hlpstat
Hlpstat (high-low pressurestat) adalah alat kontrol yang
memiliki fungsi menjaga sitem refrigerasi agar bekerja pada kisaran tekanan
yang diinginkan.
5.3
Motor Over Load Proteksi
Semua kompresor yang berjenis hermatik harus dilengkapi dengan
pengaman yang dapat melindungi motor dari pemanasan yang berlebihan, apapun
penyebabnya. Pengaman jenis ini pada umumnya dirancang untuk dapat dipasang
langsung pada motor dan memiliki hantaran hantaran termal yang baik. Dengan
demikian, peralatan ini tidak saja sensitif terhadap pemanasan akibat arus yang
berlebihan, namun juga pemanasan yang diakibatkan oleh tekanan discharge yang
terlalu tinggi dan sebab-sebab lainnya. Pengaman ini berbeda dengan starting
relay, yang hanya dapat memberikan pengamanan terhadap arus yang berlebihan,
namun tidak dapat melindungi motor dari pemanasan yang berlebihan. 6. Kinerja
Sistem Refrigerasi Pada suatu sistem refrigerasi, besarnya kalor yang diambil
oleh refrigeran pada evaporator dari lingkungannya akan sebanding dengan
selisih entalpi antara keluaran dan masukan evaporator, ini dikenal dengan
sebutan efek refrigerasi, qE atau qE = h1 – h4 di mana: qE = Efek refrigerasi,
(kJ/kg) atau (Btu/lb) h2 = Entalpi refrigeran keluaran evaporator, (kJ/kg) atau
(Btu/lb) h1 = Entalpi refrigeran masukan evaporator, (kJ/kg) atau (Btu/lb) Pada
proses kompresi, entalpi refrigeran akan mengalami kenaikan akibat energi yang
ditambahkan olehkompresor kepada refrigeran. Besarnya kenaikan energi
refrigeran akan sebanding dengan kerja kompresor yang dinyatakan dengan: W = h2
– h1 di mana: W = Kerja kompresor, (kJ / kg) atau (Btu/lb) h2 = Entalpi
refrigeran keluaran kompresor, (kJ/kg) atau (Btu/lb) h1 = Entalpi refrigeran
masukan kompresor, (kJ/kg) atau (Btu/lb) Perbandingan antara besarnya kalor
dari lingkungan yang dapat diambil oleh evaporator dengan kerja kompresor yang
harus diberikan disebut sebagai koefisien kinerja (coeffisient of performance,
COP) COP = q?/W atau COP = (h1 – h4) / (h2 – h1) Dengan rumus
di atas, maka besar COP selalu lebih besar dari satu. Pembuangan kalor (heat
rejection) pada kondenser sebanding dengan panjang garis proses pada kondenser,
yakni garis mendatar bagian atas pada plot siklus pada diagram tekanan entalpi.
Pembuangan kalor pada kondenser dinyatakan dengan: qC = h2 – h3 Karena h2 – h3
= (h2 – h1) + (h1 – h4) Maka: qC = W + qC Atau dengan kata lain Pembuangan
panas kondenser = kerja kompresor + efek refrigerasi.
7.
Kesimpulan
1. Komponen utama dari suatu sistem
refrigerasi kompresi uap adalah: Evaporator. 2. Kompresor,
Kondensor dan alat ekspansi. 3. Pada evaporator terjadi
pendidihan (boiling) atau penguapan atau perubahan fasa. 4.
Refrigeran dari cair menjadi uap. 5. Refrigeran mampu
menyerap kalor pada temperatur yang sangat rendah mis: refrigerant.
6. 22 (R 22) memiliki titik didih -410 C.
7. Kompresor akan mengisap refrigeran dalam fasa uap dengan
tekanan rendah, selanjutnya mengubah refrigeran fasa uap dengan tekanan tinggi.
8. Refrigeran yang masuk ke kompresor harus benar-benar
berfasa uap, adanya cairan yang masuk ke kompresor dapat merusak piston,
silinder, ring piston dan batang torak.
Langganan:
Postingan (Atom)
